Klaster Covid-19 di Pabrik Sangat Mengkhawatirkan!

Klaster karyawan pabrik Covid-19 sangat mengkhawatirkan. Hal ini bisa menyusup ke klaster baru yaitu Klaster keluarga.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2020/09/03/150233526/pabrik-jadi-klaster-covid-19-erick-thohir-ingatkan-pengusaha

Sekali tulisan ini kami tulis terkait peningkatan klaster pabrik Covid-19. Pabrik dengan tingkat penyebaran yang tinggi disebabkan dengan kepadatan yang kita semua ketahui bahwa pabrik sangat ramai dan produksi tidak bisa di hentikan, jika tanpa strategidengan protokol kesehatan yang ketat akan mendatangkan dampak kerugian yang besar.

Seperti dikutip dari kompas.com, Menteri BUMN, Erick Tohir mengingatkan sekaligus mengancam akan menutup suatu pabrik jika tak menerapkan protokol kesehatan. “Kalau pemilik pabrik tidak sayang dengan karyawannya, yang mestinya tadi shift-nya bisa dibagi dua tetap jadi satu, hanya mengejar income. Nah, ini saya rasa konsekuensinya juga harus dipertimbangkan, bukan enggak mungkin ya pabriknya ditutup,” kata Erick.

Dikutip dari CNBC Indonesia, berikut beberapa pabrik yang terkena kasus covid-19. Jumlah nya bisa melebihi ratusan.

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200904191600-8-184509/awas-klaster-covid-19-di-pabrik-kian-ganas

Penyebab tingginya kasus ini adalah masalah disiplin dari karyawan,walau Pabrik sudah menerapkan disiplin kesehatan secara ketat. serta banyak faktorlain seperti dari transportasi karyawan dan lain sebagainya, namun pabrik bisa memulai dengan melakukan tranformasi digital dengan menerapkan sistem absen secara frictionless dan contactless serta dapat mengontrol kepadatan orang di ruangan-raungan produksi.

Solusi:

Oleh karena itu sebagai dari dukungan sonicboom terhadap masalah ini, Sonicboom IoT melahirkan layanan Sonic Worker bagi para pekerja pabrik. Layanan ini tidak saja memberikan akses absen yang tanpa sentuhan langsung namun juga bisa di gunakan monitor pergerakan karyawan saat berada di area pabrik. Tidak hanya itu, sonic worker dengan basis IoT ( Internet of things) juga dapat mengirimkan pesan secara Hyper-local, sehingga terjadi konektivitas antara karyawan pabrik dan manajemen.

Hal ini akan sangat memudahkan manajemen, selain menghindari “korupsi waktu” yang sering di lakukan karyawan, namun juga memberikan kenyamanan bagi karyawan tidak perlu lagi berdesak-desakan di depan finger print untuk clock-in atau clock-out serentak pada jam datang dan pulang kerja. Karena hal ini dapat menimbulkan kepadatan yang mengabaikan physical distancing .

Sonic Worker mudah di gunakan seperti terlampir di bawah ini. Para pekerja tinggal datang ke pabrik dengan Aplikasi sonicboom yang sudah di install di mobile masing-masing. Ketika berada dekat dengan IoT sonicboom, pekerja akan menerima Notifikasi untuk clock-in secara otomatis. Setelah itu, Monitoring dan analisa terhadap mobilitas karyawan akan di mulai , seperti berada di mana saja? berapa lama? dan data-data ini kedepannya bisa di sinkronisasi dengan jumlah produksi yang di hasilkan oleh pekerja tersebut.

cara kerja Sonicboom IoT: Sonic Worker

Tim Sonicboom juga memaklumi bahwa setiap memiliki kebijakan dan aturannya sendiri terhadap manajemen pekerjanya, namun sistem yang bagus saja tidak cukup, perlu adanya pendekatan, sosialisasi dan solusi yang tepat guna untuk terus menerus sehingga antisipasi dalam penyebaran covid-19 dan peningkatan performa pekerjaan dapat terus dilakukan.

Bagi Anda pemilik pabrik, HRD dan bagian yang berkaitan dengan pekerja, Sonicboom siap untuk membantu dan memberikan solusi berbasiskan pendekatan teknologi IoT.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami dengan email: info@sonicboom.co.id

Terimakasih.

Edo Rinaldo, VP of Business Development | Sonicboom Indonesia

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *