Sonicboom Solutions for Smart City with Smart Mobility

Solusi Sonicboom IoT untuk Smart City dalam Smart Mobility

#SmartCity with #smartmobility using Sonicboom #IoT

Melihat keresahan yang terus menghantui warga ibukota Jakarta terkait Covid-19 , sonicboom menghadirkan solusi yang bisa tepat guna untuk warga jakarta. Solusi ini di paparkan saat Future City Hackathon bekerja sama dengan Jakarta Smart City.

Di mulai dari identifikasi masalah dan tantangan yang ada saat warga Jakarta, berdasarkan survey internal dari tim sonicboom, terdapat 7 kendala mobilitas dalam mengimplementasikan smart mobilitas di Jakarta. Seperti kita ketahui mobilitas tidak saja berpindah dari titik A ke titik . agar lebih sederhana kita kelompokan menjadi 3 hal yaitu Journey, Entrance dan Venue.

A. Journey

Dalam era new normal ini semua orang merubah kebiasaannya, termasuk proses sebelum mengambil keputusan dalam melakukan perjalanan. Semuanya musti di rencanakan, apalagi jika tempat yang yang di tuju adalah ruang publik. Namun, kegundahan sering muncul dengan adanya covid-19. Warga tidak pernah ada data realitas tentang kepadatan tempat tersebut. sehingga akhirnya memutuskan memilih untuk tetap di rumah atau #stayathome. kebutuhan data ini menjadi fundamental sekali karena kita liat setiap hari angka penderita semakin hari semakin tinggi. perlu ada solusi.

B. Entrance.

Seperti yang kita ketahui, aktivitas perjalanan ke tempat publik selalu dengan protokol kesehtan yang ketat. agar wabah dari pandemi ini tidak menyebar. Bapak Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta juga sampai mengeluarkan kebijakan bahwa kapasitas ruang publik termasuk mall wajib 50%.

Namun dalam implementasinya, kita diwajibkan untuk mengisi barcode dan mengisi form secara online, ditambah lagi dengan melakukan protokol kesehatan seperti cek suhu , menggunakan masker serta mencucui tangan. yang menyebabkan antrian semakin besar dan tingkat kepadatan warga di area tersebut semakin tinggi. ini paradok sekali dengan apa yang di inginkan . Oleh karena itu akses masuk kesebuah tempat musti contact-less dan friction-less namun tetap menerapkan standard protokol kesehatan.

C. Venue

Terkait dengan mobilitas selama ini Venue atau Tempat memiliki peran penting. Selain bertanggung jawab terhadap fasilitas yang ada juga di perhatikan bahavior prilaku orang-orang di tempat tersebut. Dalam konteks pandemi covid-q9 saat ini, pemilik tempat dan pemda DKI tidak memiliki data kepadatan dan kemana saja crowd yangada setelah memasuki sebuah gedung. Hal ini disebabkan belum adanya integrasi sistem monitoring terpadu yang dilakukan. ditambah lagi, kemampuan GPS tidak bisa menjangkau keberadaan orang yang berada di dalam gedung. apalagi GPS tidak bisa mengetahui Anda berada di lantai berapa?

Tempat publik yang mengumpulkan banyak orang, di perlukan data berkala sebagai acuan bagi para pengambil kebijakan sebagai dasar dalam mengambil keputusan. seperti contoh: area mana yang premium, area mana yang padat? pada pukul berapa area tersebut peak hour? dan berbagai data lainnya.

Apalagi potensi keamanan di area publik ini betul-betul di jaga sebaik mungkin. belum adanya public alert message atau public alert warning system memperlambat jika terjadi kejadian luar biasa, seperti anak hilang, kebakaran dan tindak kejahatan lainnya. oleh karena itu, notifiaksi yang bergerak secara lokal dan menginformasikan warga yang di area tersebut sebuah langkah penting bagi smart city di terapkan.

lalu bagaimana solusinya?

Dari ketiga aspek tersebut, Sonicboom mengeluarkan tiga strategi penting yang dapat di lakukan oleh pemda DKI Jakarta.

A. Smart Mobility with Smart Journey

Dengan menerapkan IoT dan mengintegrasikannya dengan aplikasi Jaki milik DKI Jakarta, warga dapat memonitor kepadatan tempat yang ingin di tuju sebelum melakukan perjanan.

B. Smart Mobility with Smart Entrance

Sonicboom IoT dengan berbasikan teknologi multi frekuensi dapat memberikan akses friction-less dan contact-less bagi warga jakarta yang ingin memasuki temapt-tempat publik. seperti perkantoran, tempat wisata, pabrik dan lain. Dan ini dapat di implementasikan dengan mudah dan di integrasikan dengan aplikasi Jaki. Harapannya dapat memotong proses yang ada ( seperti antrian di resepsionis, antrian barcode form dan pada akhirnya menyelamatkan warga dari sentuhan langsung bahaya dari covid-19.

C. Smart Mobility with Smart Venue.

Seperti penjelasan di atas, di butuhkan teknologi yang humanis dan memudahkan pemilik tempat dan pemda DKI untuk memonitor kepadatan yang ada di area. Oleh karena itu, Sonicboom dengan teknologi IoT yang di design untuk mengetahui data-data terkait mobilitas warga, sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan positif bagi warganya. hal ini juga termasuk fungsi public alert dan fungsi hyper-local notification yang sering di lupakan, namun sangat bermanfaat seperti contoh di bawah ini .

Secara umum berikut adalah user journey bagi warga DKI jika Sonicboom IoT di terapkan di semua gedung dan tempat DKI Jakarta.

Oleh karena solusi mobilitas ini kedepannya, tidak hanya bermanfaat bagi warga DKI, namun bagi kota-kota di Indonesia. Karena proses tranformasi teknologi dan pemanfaatan IoT ini sudah pada tahap darurat untuk dilakukan.

Bagi pemerintah daerah yang ingin menerapkan Smart Mobility dengan berbasis IoT, dapat menghubungi sonicboom melalui email di info@sonicboom.co.id

Semoga solusi ini menjadi bagian kontribusi Sonicboom untuk Indonesia.

Terimakasih

Edo Rinaldo | VP of Business Development Sonicboom.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *